<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>giewahyudi</title>
	<atom:link href="http://giewahyudi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://giewahyudi.wordpress.com</link>
	<description>catatan, cerita, dan curhatan Gie</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Jan 2012 07:54:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='giewahyudi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>giewahyudi</title>
		<link>http://giewahyudi.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://giewahyudi.wordpress.com/osd.xml" title="giewahyudi" />
	<atom:link rel='hub' href='http://giewahyudi.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Cinema 3D TV &#8211; Ngeblog Keren dengan LG Smart TV</title>
		<link>http://giewahyudi.wordpress.com/2011/05/29/cinema-3d-tv-ngeblog-keren-dengan-lg-smart-tv/</link>
		<comments>http://giewahyudi.wordpress.com/2011/05/29/cinema-3d-tv-ngeblog-keren-dengan-lg-smart-tv/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 May 2011 21:38:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>giewahyudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Gie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://giewahyudi.wordpress.com/?p=448</guid>
		<description><![CDATA[Cinema 3D TV &#8211; Ngeblog Keren dengan LG Smart TV. Dulu sebelum mengenal internet, saya sangat suka menonton TV. Ketika itu, menonton TV bisa menjadi sarana saya untuk mendapatkan informasi-informasi terbaru. Biasanya dari berita-berita terkini tersebut, saya menuliskan artikel atau opini saya dan mengirimkannya ke beberapa media cetak. Selain untuk mendapatkan informasi terbaru, saya juga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=giewahyudi.wordpress.com&amp;blog=16585383&amp;post=448&amp;subd=giewahyudi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://lgsmart3d.com/smartblogger/detail.php?tid=75">Cinema 3D TV &#8211; Ngeblog Keren dengan LG Smart TV</a>.</p>
<p>Dulu sebelum mengenal internet, <a href="http://giewahyudi.com/">saya</a> sangat suka menonton TV. Ketika itu, menonton TV bisa menjadi sarana saya untuk mendapatkan informasi-informasi terbaru. Biasanya dari berita-berita terkini tersebut, saya menuliskan artikel atau opini saya dan mengirimkannya ke beberapa media cetak. Selain untuk mendapatkan informasi terbaru, saya juga menonton TV untuk mencari hiburan, misalnya menonton film dan pertandingan sepakbola.</p>
<p>Suatu ketika <a href="http://giewahyudi.com/">saya</a> ikut nonton bareng final Piala Champions 2009 antara <a href="http://giewahyudi.com/jimmy-jump-penyusup-lapangan-dari-barcelona/">Barcelona</a> dan Manchester United di sebuah kafe di Kota Padang. Tidak hanya permainan Barcelona yang membuat saya terkagum-kagum, saya juga memperhatikan TV layar datar yang sangat lebar itu. Sampai sekarang, saya membayangkan bagaimana serunya bisa nonton bola di rumah sendiri dengan TV yang sangat memanjakan mata.</p>
<p>Mimpi <a href="http://giewahyudi.com/">saya</a> untuk nonton bola di rumah dengan TV keren itu masih saya simpan sampai sekarang. Karena itulah saya kerap memperhatikan seri-seri TV baru yang dirilis, selain spesifikasinya saya juga memperhatikan harganya. Beberapa seri TV LG cukup memikat perhatian saya. Setahun lalu, setelah sukses dengan seri Flat TV, LG merilis 3D TV pertamanya. Dengan seri TV ini, pemilik 3D TV LG bisa menyaksikan film 3D Blu-ray, menonton siaran TV 3D Sky, dan bermain game 3D.</p>
<p>Baru-baru ini, LG mengembangkan teknologi pada layar 3D TV agar mendapatkan kualitas gambar yang semakin sempurna. Layar LCD kemudian digantikan dengan teknologi layar LED yang menggunakan Light Emiiting Diode sebagai sumber cahaya layar TV. Dengan teknologi layar LED yang memiliki kontras rasio sebesar 500,000 : 1 ini, warna yang dihasilkan lebih nyata. Selain itu, layar LED TV bisa menampilkan gerakan yang lebih detail sehingga penonton bisa menyaksikan pergerakan pemain bola yang begitu cepat dengan lebih sempurna.</p>
<p>Dengan teknologi LED TV, LG merilis tiga produk andalan. Produk pertama adalah <strong>LG 3D TV</strong> yang mengadopsi teknologi layar In-Plane Switching (IPS) Hard Panel. Dengan teknologi IPS-Hard Panel ini, LG bisa menekan harga produk LED TV agar harganya lebih terjangkau. Meskipun harganya lebih terjangkau, teknologi IPS-Hard Panel ini menampilkan gambar dengan kontras yang lebih baik. Selain itu, teknologi ini juga memberikan ketahanan panel dari benturan sehingga keamanannya lebih terjamin.</p>
<p>Produk LED TV yang kedua adalah <strong>LG Cinema 3D TV</strong> yang akan memanjakan para pecinta film. LG Cinema 3D TV ini memanfaatkan teknologi Film Patterned Retarder yang bisa mengeliminasi kedipan gambar dari kacamata 3D. Teknologi yang diadaptasi dari layar lebar bioskop ini membuat mata tidak lelah dan terasa pusing ketika menonton film dalam waktu yang lama. LG Cinema 3D TV juga menyediakan sudut pandang 3D yang lebih luas untuk ditonton dengan posisi yang bervariasi. Anda bisa menonton dengan posisi senyaman mungkin, bisa duduk, bersandar, atau berbaring. Kacamata 3D yang digunakan juga memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan kacamata 3D konvensional karena tanpa baterai sehingga tidak menimbulkan gelombang elektromagnetik.</p>
<p><a href="http://giewahyudi.wordpress.com/?attachment_id=1593" rel="attachment wp-att-1593"><img class="aligncenter size-full wp-image-1593" title="LG Smart TV" src="http://giewahyudi.com/wp-content/uploads/2011/05/LG-Smart-TV1.jpg" alt="LG Smart TV1 Ngeblog Keren dengan LG Smart TV" width="500" height="329" /></a></p>
<p>Produk terbaru LG, <strong><a href="http://giewahyudi.com/ngeblog-keren-dengan-lg-smart-tv/">LG Smart TV</a></strong>, menjadi yang paling mengagumkan buat saya. Produk LG ini seolah menggabungkan komputer dan TV dalam satu produk. Sebelumnya kita bisa menyaksikan siaran TV melalui internet, tapi sekarang bisa sebaliknya, kita bisa berselancar di dunia maya dengan TV. Meskipun TV Internet ini menghilangkan keyboard dan mouse, LG menyajikan Magic Motion Remote Control yang memberikan kenyamanan dan kemudahan dalam mengakses menu. TV setebal 30,9 milimeter ini juga mempunyai fasilitas Smart Share sebagai akses nirkabel yang bisa terhubung dengan perangkat digital lainnya. Failitas Wi-Fi pun tersedia dalam TV yang memiliki kontras ratio 8.000.000:1 ini.</p>
<p>Menu utama TV canggih berlayar 47 inchi ini sangat intuitif dan membuat nyaman pemakainya. Selain itu, LG juga menyediakan LG AppStore sehingga Anda bisa mengunduk beragam layanan dan aplikasi yang menarik. Uniknya, LG Smart TV ini bekerja sama dengan beberapa pihak di Indonesia untuk menampilkan konten lokal, antara lain Detik.Com, Kaskus, Liputan 6, dan The Jakarta Post. Rasanya, LG sangat mengerti apa yang saya idam-idamkan selama ini. Ngeblog dengan layar yang sangat lebar, nonton bola dengan layar yang sangat tajam, dan berjejaring sosial dengan sahabat-sahabat virtual bisa saya lakukan dalam waktu yang bersamaan.</p>
<p>Kalau ada LG Smart TV di rumah, bisa-bisa saya bertahan selama 24 jam sehari di depan TV..</p>
<br />Filed under: <a href='http://giewahyudi.wordpress.com/category/catatan-gie/'>Catatan Gie</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/giewahyudi.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/giewahyudi.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/giewahyudi.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/giewahyudi.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/giewahyudi.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/giewahyudi.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/giewahyudi.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/giewahyudi.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/giewahyudi.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/giewahyudi.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/giewahyudi.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/giewahyudi.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/giewahyudi.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/giewahyudi.wordpress.com/448/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=giewahyudi.wordpress.com&amp;blog=16585383&amp;post=448&amp;subd=giewahyudi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://giewahyudi.wordpress.com/2011/05/29/cinema-3d-tv-ngeblog-keren-dengan-lg-smart-tv/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e4c56270d61da845ff55a3c26cc6b33?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">giewahyudi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://giewahyudi.com/wp-content/uploads/2011/05/LG-Smart-TV1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">LG Smart TV</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Giewahyudi.Com</title>
		<link>http://giewahyudi.wordpress.com/2011/04/15/giewahyudi-com/</link>
		<comments>http://giewahyudi.wordpress.com/2011/04/15/giewahyudi-com/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Apr 2011 09:06:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>giewahyudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Gie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://giewahyudi.wordpress.com/?p=444</guid>
		<description><![CDATA[Akhir-akhir ini memang saya menemui hal baru di dalam hidup saya. Teman-teman baru di dunia kerja dan dunia maya cukup membuat saya merasakan hidup yang baru selama setengah tahun ini. Saya juga selalu mencoba jalan baru bila pulang dari kantor ke kost saya. Saya selalu menginginkan hal yang baru. Seiring tahun yang menjadi baru, saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=giewahyudi.wordpress.com&amp;blog=16585383&amp;post=444&amp;subd=giewahyudi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhir-akhir ini memang saya menemui hal baru di dalam hidup saya. Teman-teman baru di dunia kerja dan dunia maya cukup membuat saya merasakan hidup yang baru selama setengah tahun ini. Saya juga selalu mencoba jalan baru bila pulang dari kantor ke kost saya. Saya selalu menginginkan hal yang baru.</p>
<p>Seiring tahun yang menjadi baru, saya memulai kebiasaan baru. Saya ikut berpartisipasi dalam program “Post A Day 2011” yang diadakan WordPress. Meski sempat kelimpungan karena target menulis satu tulisan sehari, saya sudah merasa nyaman sekarang. Bukan lagi merasa berat, sekarang saya justru termotivasi dengan menulis lebih baik lagi.</p>
<p>Selalu ada yang ingin saya bagikan di blog saya. Namun karena terhitung blogger baru, saya kadang merasa tulisan-tulisan saya selalu ada yang kurang. Antara merasa selalu salah dan merasa tertantang untuk menulis lebih baik lagi, akhirnya saya putuskan untuk tidak melewatkan satu hari pun tanpa tulisan di blog saya.</p>
<p>Atas saran seorang blogger terkenal, akhirnya saya membuat <a href="http://giewahyudi.com/">meja tulis baru</a> bagi tulisan-tulisan saya. Tidak banyak pertimbangan yang saya ambil ketika memutuskan untuk merangkai giewahyudi.com. Hanya dengan beberapa harapan semoga sahabat-sahabat yang berkunjung semakin nyaman dengan apa yang saya sajikan.</p>
<p><a href="http://giewahyudi.com/">Blog baru</a> tentu menjadi hal yang sangat baru bagi saya yang masih menjadi blogger baru. Saya mengibaratkan blog sebagai sebuah rumah. Saya bisa berkunjung ke berbagai rumah sahabat-sahabat blogger saya dan sahabat saya juga bisa berkunjung ke rumah saya. Tapi saya ingin membuat sesuatu yang baru pada blog giewahyudi.com.</p>
<p>Giewahyudi.com tetaplah sebuah rumah. Seperti yang bisa Anda lihat, rumah baru saya ini masih sangat sederhana sekali. Tapi bukan tanpa isi, semua yang saya miliki di rumah lama saya sajikan lagi di rumah baru saya ini. Agar Anda dan saya bisa ngobrol dengan berbagai bahan sambil minum kopi atau susu di sini. Saya akan senang hati menyajikan yang terbaik yang saya miliki.</p>
<p>Bagi saya <a href="http://giewahyudi.com/">giewahyudi.com</a> bukanlah rumah biasa. Saya mengibaratkannya sebagai sebuah rumah sepeda seorang blogger, Blogger Bike. Dengan tiga roda dan beberapa kayuhan saya akan bisa sampai di rumah Anda. Saling bertukar cerita sambil berbagi kebahagiaan, mungkin juga berbagi kegundahan. Saya tak menutup sedikit pun pintu cerita. Saya awali giewahyudi.com dengan semangat berbagi. Karena saya percaya berbagi itu tidak akan mengurangi. Karena berbagi itu indah.</p>
<p>Selamat datang di <a href="http://giewahyudi.com/">rumah baru saya</a> ini. Silahkan duduk, selamat menikmati, dan anggap sebagai rumah sendiri. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Writers Never Quit</p>
<p>Ilustrasi dari http://www.kevincyr.net/ </p>
<br />Filed under: <a href='http://giewahyudi.wordpress.com/category/catatan-gie/'>Catatan Gie</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/giewahyudi.wordpress.com/444/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/giewahyudi.wordpress.com/444/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/giewahyudi.wordpress.com/444/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/giewahyudi.wordpress.com/444/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/giewahyudi.wordpress.com/444/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/giewahyudi.wordpress.com/444/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/giewahyudi.wordpress.com/444/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/giewahyudi.wordpress.com/444/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/giewahyudi.wordpress.com/444/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/giewahyudi.wordpress.com/444/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/giewahyudi.wordpress.com/444/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/giewahyudi.wordpress.com/444/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/giewahyudi.wordpress.com/444/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/giewahyudi.wordpress.com/444/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=giewahyudi.wordpress.com&amp;blog=16585383&amp;post=444&amp;subd=giewahyudi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://giewahyudi.wordpress.com/2011/04/15/giewahyudi-com/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e4c56270d61da845ff55a3c26cc6b33?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">giewahyudi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Writers Never Quit!</title>
		<link>http://giewahyudi.wordpress.com/2011/03/13/writers-never-quite/</link>
		<comments>http://giewahyudi.wordpress.com/2011/03/13/writers-never-quite/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Mar 2011 13:04:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>giewahyudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Gie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://giewahyudi.wordpress.com/?p=435</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai seorang blogger pemula, saya mendapatkan sebuah pelajaran dua hari ini. Saya sebenarnya tidak terlalu faham dengan masalah teknis blog saya ini. Awalnya masalah terdeteksi seminggu yang lalu. Ketika itu, saya menemui keanehan di kolom komentar. Ada perbedaan jumlah antara komentar di komputer kantor saya dan netbook saya. Awalnya saya kira itu hanya karena saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=giewahyudi.wordpress.com&amp;blog=16585383&amp;post=435&amp;subd=giewahyudi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai seorang blogger pemula, saya mendapatkan sebuah pelajaran dua hari ini. Saya sebenarnya tidak terlalu faham dengan masalah teknis blog saya ini. Awalnya masalah terdeteksi seminggu yang lalu. Ketika itu, saya menemui keanehan di kolom komentar. Ada perbedaan jumlah antara komentar di komputer kantor saya dan netbook saya. Awalnya saya kira itu hanya karena saya belum refresh, namun ternyata selisih jumlah itu tetap ada.</p>
<p>Belum selesai masalah itu, beberapa teman saya melaporkan bahwa link postingan yang saya share di Twitter tidak bisa dibuka. Ada teman yang bisa buka dan ada yang bisa, saya malah jadi bingung. Kemudian beberapa teman ada yang melaporkan kalau link itu bisa dibuka di browser Internet Explorer dan tidak bisa dibuka di Mozilla Firefox. Saya sendiri yang ketika itu masih di dalam perjalanan masih bisa membukanya lewat Opera Mini.</p>
<p>Sesampai di kost, saya langsung mengecek kepada beberapa teman dan ternyata masalah itu selesai dengan sendirinya. Dan karena masalah itu hilang dengan sendirinya, saya pikir itu hanya sesuatu yang biasa. Sebelumnya blog saya ini juga pernah beberapa kali error. Dua hari yang lalu kejadian ini berulang kembali, awalnya beberapa teman tidak bisa mengakses link postingan Serba Serbi AXIS Java Jazz Festival 2011 yang saya share di Twitter. Saya anggap itu hal biasa, seperti yang terjadi. Namun kejadian kemarin itu sedikit istimewa.</p>
<p>Blog saya ini tidak bisa dibuka oleh beberapa teman dan beberapa teman lagi bisa membukanya. Entah, saya juga bingung kenapa blog saya ini begitu diskriminatif. Anehnya beberapa teman yang bisa membuka blog saya ini ada yang mendapatkan kolom komentar dan ada yang tidak. Beberapa teman kemudian memberikan komentarnya di kolom komentar, namun saya tidak bisa melihat komentar itu meskipun ada pemberitahuan komentar tersebut via email. Awalnya saya kira tidak ada yang memberikan komentar. Anehnya, ada satu komentar yang bisa tampil di kolom komentar.</p>
<p>Tadi siang, saya meng-upgrade blog saya ini dengan harapan semoga blog saya segera sembuh. Selain itu, saya memasang plugin Akismet karena menurut beberapa teman kolom komentar yang error mungkin disebabkan karena terlalu banyak komentar spam yang masuk. Dan untungnya tadi sore blog saya ini sudah mulai pulih. Komentar teman-teman sudah bisa saya lihat di blog saya. Namun anehnya, postingan terakhir saya tidak ada. Postingan Serba Serbi AXIS Java Jazz Festival 2011 itu hilang sama sekali dan tidak saya temukan di post list.</p>
<p>Teman-teman, Saya mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Saya juga mohon bantuan saran dan petunjuk teman-teman ya. Dan mohon doanya semoga beberapa kendala ini tidak mengurangi semangat Post A Day 2011 yang coba saya tekuni di tahun ini. Tak lupa saya ucapkan terima kasih untuk semuanya.</p>
<br />Filed under: <a href='http://giewahyudi.wordpress.com/category/catatan-gie/'>Catatan Gie</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/giewahyudi.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/giewahyudi.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/giewahyudi.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/giewahyudi.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/giewahyudi.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/giewahyudi.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/giewahyudi.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/giewahyudi.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/giewahyudi.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/giewahyudi.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/giewahyudi.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/giewahyudi.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/giewahyudi.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/giewahyudi.wordpress.com/435/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=giewahyudi.wordpress.com&amp;blog=16585383&amp;post=435&amp;subd=giewahyudi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://giewahyudi.wordpress.com/2011/03/13/writers-never-quite/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e4c56270d61da845ff55a3c26cc6b33?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">giewahyudi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Teror Kepala Babi dan Pembakaran di Kampus ITB</title>
		<link>http://giewahyudi.wordpress.com/2011/02/19/teror-kepala-babi-dan-pembakaran-di-kampus-itb/</link>
		<comments>http://giewahyudi.wordpress.com/2011/02/19/teror-kepala-babi-dan-pembakaran-di-kampus-itb/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Feb 2011 03:52:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>giewahyudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Gie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://giewahyudi.wordpress.com/?p=420</guid>
		<description><![CDATA[Seluruh civitas akademika Institut Teknologi Bandung (ITB) gempar. Aksi pembakaran di beberapa titik di kampus ITB dan pemasangan kepala babi di dekat kolam Indonesia Tenggelam menjadi trending topic di kampus kebanggaan warga kota Bandung tersebut. Hingga kini belum ada kejelasan siapa pelaku aksi pembakaran tersebut. Belum ada titik terang juga apakah kedua aksi tersebut saling [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=giewahyudi.wordpress.com&amp;blog=16585383&amp;post=420&amp;subd=giewahyudi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://giewahyudi.files.wordpress.com/2011/02/babi-guling-itb.jpg"><img src="http://giewahyudi.files.wordpress.com/2011/02/babi-guling-itb.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="Babi Guling ITB" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-421" /></a></p>
<p>Seluruh civitas akademika Institut Teknologi Bandung (ITB) gempar. Aksi pembakaran di beberapa titik di kampus ITB dan pemasangan kepala babi di dekat kolam Indonesia Tenggelam menjadi <em>trending topic</em> di kampus kebanggaan warga kota Bandung tersebut. Hingga kini belum ada kejelasan siapa pelaku aksi pembakaran tersebut. Belum ada titik terang juga apakah kedua aksi tersebut saling berhubungan atau terpisah.</p>
<p>Aksi pembakaran yang terjadi di beberapa titik, ada pembakaran sedang dan ada pembakaran kecil. Pembakaran sedang dilakukan di Labtek V lantai 2 depan lift, Labtek VIII, toilet lantai 1, belakang Laboratorium Komputer (Comlabs) dekat saluran AC, dan kamar mandi TVST. Sedangkan pembakaran kecil terjadi di beberapa titik dan menyebabkan beberapa tong sampah terbakar.</p>
<p>Aksi pemasangan kepala babi dan pembakaran kampus ITB kemudian dengan cepat menyebar di antara sesame mahasiswa ITB, terutama di internet. Di dunia maya sudah tersebar foto-foto toilet yang terbakar dan kepala babi yang ditancapkan di tengah kampus ITB. Dari perbincangan di internet, aksi terror tersebut terkait dengan masalah internal yang terjadi di kampus ITB.</p>
<p>Kedua aksi teror pemasangan kepala babi dan pembakaran di beberapa lokasi itu diduga tidak ada sangkut pautnya. Majalah Boulevard, majalah terbitan salah satu UKM ITB, melalui akun Twitter @boulevarditb menuliskan, “Konfirmasi dari mahasiswa SR bahwa kepala bagi guling memang berasal dari acara mereka semalam.” Majalah Boulevard juga menuliskan bahwa penempatan kepala babi di jembatan antara Laboratorium Teknik V dan VI dilakukan tanpa maksud apapun. Tetapi @boulevarditb merasahasiakan mahasiswa yang memberi informasi tersebut. </p>
<p>Lebih lanjut Majalah Boulevard menjelaskan bahwa upaya pembakaran di kampus ITB bukan kali ini saja terjadi. Menurut pihak keamanan ITB, sebelumnya pada tanggal 30 Januari dan 8 Februari lalu juga ditemukan usaha percobaan pembakaran di gedung mekanika tanah di lantai dasar Labtek VIII.</p>
<p>Seorang Kaskuser berinisial gurunnevada melaporkan sejumlah titik yang dibakar dengan foto lengkap, antara lain di dekat lift Labtek V Lantai 2, toilet lantai 1 Labtek VIII, dekat saluran AC Ruang Comlabs, dan kamar mandi TVST. Adityo Kusumo melalui akun Twitternya @adityokusumo melaporkan ketika terbakar lift tersebut masih bergerak ke lantai basement. Meski panel lift terbakar, lift masih bias jalan dan kemudian pihak kampus mematikan lift tersebut demi keamanan.</p>
<p>Pihak kepolisian lalu memanggil pihak keamanan kampus untuk diperiksa. Aksi teror memang sedikit janggal karena tidak ada satpam atau mahasiswa yang memergoki pelaku pembakaran padahal banyak mahasiswa yang menginap di kampus. Selama ini kampus ITB dimanfaatkan mahasiswa, khususnya Fakultas Seni Rupa dan Desain untuk melakukan seni instalasi pada malam hari. Untuk memasuki lingkungan kampus pelaku pasti melalui pintu gerbang yang selalu dijaga satpam. Pihak kepolisian lalu mencurigai mahasiswa ITB sendiri yang melakukan aksi tersebut.</p>
<p>Aksi pemasangan kepala babi dipastikan dilakukan oleh mahasiswa Seni Rupa yang sebelumnya memang pesta babi guling. Mahasiswa SR lalu mengakui ini sebagai hal iseng saja. Acara babi bakar pada hari jumat tersebut digunakan untuk syukuran pasar seni. Mereka buru-buru mengakui itu hal iseng untuk menutupi bahwa sebenarnya mereka melakukan protes kepada pihak rektorat. Sampai sekarang konflik mahasiswa dengan pihak rektorat belum pernah dibuka ke public. Sebenarnya mahasiswa ITB dilarang untuk bermalam di kampus, tetapi mahasiswa ITB tetap saja tak menuruti peraturan pihak ITB.</p>
<p>Anehnya sampai sekarang belum ada yang mengaku atau menemukan siapa yang melakukan aksi pembakaran. Padahal seharusnya banyak mahasiswa yang masih begadang pada jam-jam itu. Anehnya lagi kenapa toilet menjadi sasaran pembakaran. Konon banyak mahasiswa yang jengkel karena toilet dikunci pada malam hari. Polisi lalu menyelidiki empat lokasi pembakaran tersebut, Dari lokasi pembakaran tersebut, polisi mendapatkan kemiripan dari semua lokasi tersebut yaitu sama-sama ditemukan kertas, plastik, dan bensin.</p>
<p>Katanya dalam budaya Sunda, babi bisa diartikan dengan pesan tersembunyi yang hanya bisa diketahui oleh orang yang dituju. Pembakaran kecil-kecil itu untungnya tidak sampai membakar gedung utama, tidak dijelaskan apakah pelaku sendiri yang mematikan api atau petugas. Bagaimanapun, aksi teror di kampus ITB ini cukup menggemparkan seisi kampus. Kampus pun sempat dikosongkan untuk kepentingan pemeriksaan. Kalau sampai kampus ITB diliburkan karena kasus ini, mahasiswa juga yang akan dirugikan. Atau ada yang long weekend yang lebih panjang? <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ilustrasi http://kaskus.us/ (username : asshelo)</p>
<br />Filed under: <a href='http://giewahyudi.wordpress.com/category/catatan-gie/'>Catatan Gie</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/giewahyudi.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/giewahyudi.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/giewahyudi.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/giewahyudi.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/giewahyudi.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/giewahyudi.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/giewahyudi.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/giewahyudi.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/giewahyudi.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/giewahyudi.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/giewahyudi.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/giewahyudi.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/giewahyudi.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/giewahyudi.wordpress.com/420/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=giewahyudi.wordpress.com&amp;blog=16585383&amp;post=420&amp;subd=giewahyudi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://giewahyudi.wordpress.com/2011/02/19/teror-kepala-babi-dan-pembakaran-di-kampus-itb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e4c56270d61da845ff55a3c26cc6b33?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">giewahyudi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://giewahyudi.files.wordpress.com/2011/02/babi-guling-itb.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Babi Guling ITB</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pledoi Ibu Alanda Kariza</title>
		<link>http://giewahyudi.wordpress.com/2011/02/16/pledoi-ibu-alanda-kariza/</link>
		<comments>http://giewahyudi.wordpress.com/2011/02/16/pledoi-ibu-alanda-kariza/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Feb 2011 21:06:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>giewahyudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Gie]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu Alanda Kariza]]></category>
		<category><![CDATA[Pledoi]]></category>
		<category><![CDATA[PostADay2011]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://giewahyudi.wordpress.com/?p=414</guid>
		<description><![CDATA[KASUS BANK CENTURY PERLU KAMBING HITAM SEORANG IBU YANG MEMBANTU SUAMI MENAFKAHI KELUARGA Disampaikan pada persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Jakarta, 8 Februari 2011 Bismillahirramannirrahim, Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh, salam sejahtera para hadirin sekalian. Yang Mulia Ketua Majelis Hakim Yang Mulia Anggota Majelis Hakim Yang saya hormati Penuntut Umum, Yang saya hormati Panitera Pengadilan Negeri [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=giewahyudi.wordpress.com&amp;blog=16585383&amp;post=414&amp;subd=giewahyudi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://giewahyudi.files.wordpress.com/2011/02/ibu-alanda-kariza.jpg"><img src="http://giewahyudi.files.wordpress.com/2011/02/ibu-alanda-kariza.jpg?w=300&#038;h=150" alt="Ibu Alanda Kariza" title="Ibu Alanda Kariza" width="300" height="150" class="alignnone size-medium wp-image-417" /></a></p>
<p><strong>KASUS BANK CENTURY PERLU KAMBING HITAM SEORANG IBU YANG MEMBANTU SUAMI MENAFKAHI KELUARGA</strong></p>
<p>Disampaikan pada persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat</p>
<p>Jakarta, 8 Februari 2011</p>
<p>Bismillahirramannirrahim,<br />
Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh, salam sejahtera para hadirin sekalian.<br />
Yang Mulia Ketua Majelis Hakim<br />
Yang Mulia Anggota Majelis Hakim<br />
Yang saya hormati Penuntut Umum,</p>
<p>Yang saya hormati Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang mengikuti persidangan ini dan Penasihat Hukum, Suamiku, anak-anakku, Kakak-kakakku dan adik-adikku, Teman-teman Solidaritas 80 FHUI, teman-teman ILUNI FHUI, dan para sahabat serta hadirin yang menghadiri persidangan saya ini.</p>
<p>Pertama-tama saya panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT dan shalawat kepada Rasulullah Muhammad SAW., disertai doa semoga Yang mulia Ketua Majelis Hakim, Yang Mulia Anggota Majelis Hakim beserta seluruh keluarga senantiasa dikaruniai nikmat sehat, berkah dan lindungan dari Allah SWT. Doa yang sama saya panjatkan ke hadirat Allah SWT untuk yang Mulia Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat beserta seluruh jajaran Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat beserta seluruh keluarga. Doa yang sama saya panjatkan kepada Yang saya hormati Penuntut Umum, Penasihat Hukum, Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat beserta keluarga.</p>
<p>Dengan kerendahan hati saya menghaturkan terima kasih kepada Yang Mulia Majelis Hakim, yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk menyampaikan Pledoi Pribadi sehingga saya dapat menjelaskan berbagai hal yang sebenarnya terjadi di dalam kasus pemberian 4 kredit di PT Bank Century Tbk yang menimpa saya. Saya berharap pledoi ini dapat menjadi bahan pertimbangan sehingga putusan yang diambil Yang Mulia Majelis Hakim adalah putusan yang seadil-adilnya.</p>
<p>Izinkanlah saya memulai Pledoi Pribadi ini dengan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada diri saya sehingga saya diajukan ke ruang sidang ini untuk di adili.</p>
<p>TENTANG SAYA PRIBADI<br />
Sebagai Istri dan Ibu 3 orang anak yang ingin beribadah membantu suami menafkahi keluarganya</p>
<p>Pada tahun 2003 dikarenakan PT Bank Merincorp salah satu anak perusahan PT Bank Mandiri dimana saya bekerja harus ditutup dengan cara ‘self liquidation’, maka saya menjadi seorang pengangguran.</p>
<p>Berbekal uang pisah dari PT Bank Merincorp saya membantu suami dengan menjual mukena dan bahan baju muslim dengan hiasan bordiran. Namun karena saya tidak pandai berdagang, usaha saya tidak berkembang dan malah tertipu oleh orang-orang yang mengambil dulu dagangan saya untuk dibayar kemudian namun tidak pernah terbayar dengan alasan macam-macam.</p>
<p>Kemudian saya bertanya ke beberapa teman yang sekiranya dapat membantu saya memberikan pekerjaan, namun dengan usia 42 tahun pada saat itu untuk seorang wanita kiranya agak sulit untuk diterima bekerja.</p>
<p>Kemudian atas bantuan salah seorang teman angkatan 80 di FHUI pada tahun 2004 saya diterima bekerja di kantornya yang bergerak di agen property di Bintaro, namanya ‘Raine n Horne’. Kantor ini tidak memberikan gaji, tetapi hanya memberikan komisi apabila saya berhasil menjual rumah yang dititip jual disana. Bekerja beberapa bulan disana lagi-lagi karena saya tidak pandai berdagang maka saya menganggap saya tidak mampu menjadi pedagang padahal saat itu saya mulai hamil anak ke tiga yang menyebabkan saya pamit kepada teman saya untuk tidak bekerja lagi di kantor agen property itu.<br />
Kemudian pada bulan Maret 2005, putri ke tiga saya lahir. Gaji suami yang pada waktu itu sebagai seorang staf dirasa tidak mencukupi biaya hidup kami sehari-hari walaupun kami telah menjadi agen penjualan air dalam kemasan bermerek dagang Oso. Sebagai ibu rumah tangga dan pengangguran saat itu, benar-benar terasa hari demi hari keresahan di dalam hati saya untuk segera bekerja beribadah membantu suami. Namun kembali saya merasakan sulitnya sebagai seorang wanita di usia 44 tahun mencari pekerjaan bukanlah hal yang mudah.</p>
<p>Dengan niat yang teramat tulus dari seorang isteri yang pada saat itu dalam usia 44 tahun dan baru melahirkan anak ke tiga dan ingin membantu suami, saya melamar di PT Bank Century Tbk, dimana kebetulan pada saat itu suami saya sudah bekerja sebelumnya disana sebagai staff di Divisi Operasional.</p>
<p>II.	TENTANG TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB SAYA<br />
Saya diterima bekerja di PT Bank Century Tbk dan diangkat melalui keputusan direksi PT Bank Century Tbk berdasarkan surat direksi nomor 045/SK-DIR/CCENTURY/IX/2005 tanggal 15 September 2005 yang bertanggung jawab kepada Direksi serta kewenangan sebagaimana tertuang dalam:</p>
<p>Surat Kuasa nomor 177/Century/D/SK/IX/2005 tanggal 15 September 2005 yang ditandatangani oleh Hermanus Hasan Muslim selaku Direktur Utama dan Hamidy selaku Wakil Direktur Utama)<br />
Surat Keputusan Direksi No.006.VSK-DIR/Century/II/2006 tertanggal 16 Februari 2006<br />
Surat Keputusan Direksi No.09/SK-DIR/Century/II/2008 tanggal 01 Februari 2008</p>
<p>Dalam surat keputusan tersebut di atas, saya dibantu oleh 4 Kepala Bagian yang masing-masing telah ditetapkan tugasnya sebagai berikut:<br />
Kepala Bagian Legal 1 (SUHANA HALIM) bertanggung jawab atas seluruh proses legal kredit di cabang-cabang dan atau wilayah Bank yang ditentukan oleh Kepala Divisi Legal agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku termasuk kelengkapan dokumen jaminan serta kebenaran pengikatan kredit dan jaminannya; memberikan bantuan atau opini hukum dalam transaksi atau perjanjian antara unit kerja bank dengan pihak ketiga; memberikan bantuan atau opini hukum terkait dengan corporate legal.</p>
<p>Kepala Bagian Legal 2 (YANTO SALOH) bertanggung jawab atas seluruh proses legal kredit di cabang-cabang dan atau wilayah Bank yang ditentukan oleh Kepala Divisi Legal agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku termasuk kelengkapan dokumen jaminan serta kebenaran pengikatan kredit dan jaminannya; memberikan bantuan atau opini hukum dalam transaksi atau perjanjian antara unit kerja bank lainnya dan atau manajemen bank dengan pihak ketiga; memberikan bantuan atau opini hukum terkait dengan corporate legal.</p>
<p>Kepala Bagian Legal 3 (GUNAWAN WIBISONO) bertanggung jawab atas penyelesaikan kredit bermasalah dan pengambil alihah agunan (AYDA) diseluruh wilayah kerja Bank; membantu dan menangani perkara-perkara yang dihadapi Bank baik di dalam mapun di luar pengadilan; mengkoordinir dan memonitor konsultan dan atau pengacara Bank dalam penanganan masalah legal Bank.</p>
<p>Kepala Bagian Legal 4 (SAKTI DHARMA) bertanggung jawab dalam penyimpanan dan administrasi dokumen jaminan untuk seluruh wilayah Bank agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku termasuk bertanggung jawab atas kelengkapan dokumen yang menjadi tanggung jawabnya.</p>
<p>Masuk ke dalam suatu Divisi Corporate Legal dengan kurang lebih 16 orang staf dan 5 orang kepala bagian legal, bukanlah hal yang mudah. Sebagai suatu bank pasca merger beberapa bulan sebelumnya, masih terasa nuansa ketidak tertiban yang kental dari sebagian besar staf yang ada di Divisi Corporate Legal dimana masing-masing staf masih membawa kultur lama bank mereka berasal. Hal ini sesuai dengan pesan yang disampaikan oleh Kepala Divisi HRD yang mengingatkan saya untuk berhati-hati karena saya akan masuk ke area dimana staf saya akan susah diatur terutama yang berasal dari ex mantan karyawan Bank CIC.</p>
<p>Diantara tugas saya diatas, saya mendapatkan tugas untuk mengecilkan struktur organisasi di Divisi Corporate Legal, dari 5 (lima) orang kepala bagian menjadi 3 (tiga) orang kepala bagian legal. Sebelum hal ini terjadi, Direksi telah menawarkan pengunduran diri seorang kepala bagian legal ex Bank CIC yang belakangan saya ketahui orang ini banyak “mengetahui” mengenai penyimpangan yang dilakukan manajemen.</p>
<p>Pemilihan Kepala Bagian Legal itu sendiri dibuat se-fair mungkin oleh Divisi SDM pada saat itu, namun saya mendapat telpon dari Anton Tantular, yakni adik dari Robert Tantular untuk tetap mempertahankan Suhana Halim sebagai Kepala Bagian Legal. Saya tidak dapat bereaksi apa-apa pada saat itu karena saya tidak mempunyai kewenangan untuk menentukan hal tersebut dan hanya menyampaikan hal tersebut kepada kepala Divisi SDM pada saat itu. Selanjutnya yang saya ketahui keluarnya Surat Keputusan Direksi nomor 006.1/SK-DIR/Century/II/2006 tanggal 16 Februari 2006 tentang Struktur Organisasi Divisi Corporate Legal yang kemudian diubah dengan nomor 09/SK-DIR/Century/II/2008 dan tanggal 1 Februari 2008. Sedangkan Surat Keputusan tentang penetapan Kepala Bagian Legal terpilih diterima langsung oleh masing-masing Kepala Bagian itu sendiri, tidak melalui saya, yakni Suhana Halim, Yanto Saloh dan Gunawan Wibisono pada tahun 2006 dan pada tahun 2008 ditambahkan seorang kepala Bagian Legal 4 yaitu Sakti Dharma.</p>
<p>Dari Surat Keputusan Direksi tentang struktur organisasi Divisi Legal sebagaimana saya sampaikan pada paragraf sebelumnya, saya bukan orang yang membuat Analisa Aspek Legal, Surat Penegasan Kredit, Surat Kuasa Direksi, Surat Persetujuan Komisaris, Perjanjian Kredit dan Perjanjian Jaminan, karena semua itu merupakan tanggung jawab dari Kepala Bagian Legal 1 atau Kepala Bagian Legal 2.</p>
<p>Tugas utama saya adalah menandatangani dokumen perjanjian kredit dalam kapasitas sebagai kuasa, sementara kewenangan sepenuhnya untuk memutus dan menyetujui pemberian kredit ada pada Komite Kredit yang tertuang dalam FPK (Formulir Persetujuan Kredit) yang terdiri dari Kepala Pimpinan Operasi (KPO), Kepala Kanwil III, Kepala Divisi Kredit, 2 anggota Direksi dan 2 anggota Komisaris. Nyata bahwa saya (Kepala Divisi Corporate Legal) tidak terlibat dalam proses memutuskan pemberian kredit, bahkan tidak punya kewenangan sama sekali dalam proses persetujuan kredit. Sedangkan dalam proses pencairannya dilakukan dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab Divisi SKPK (Setlement Kredit dan Pelaporan Kredit).</p>
<p>III. TENTANG DAKWAAN TERHADAP SAYA<br />
Bahwa saya didakwa telah melanggar pasal 49 ayat 1 untuk dan/atau pasal 49 ayat 2 UU Perbankan dalam hal pemberian kredit terhadap empat buah PT, yaitu PT WWR, PT CMP, PT AII dan PT SCI yang nyatanya berdasarkan uraian dalam butir II di atas adalah bukan tanggung jawab dan kewenangan saya.</p>
<p>Pembubuhan tanda tangan saya pada dokumen perjanjian kredit PT. WWR dan PT. CMP adalah dalam kapasitas sebagai kuasa direksi yang pada saat itu kredit sudah dicairkan sebelumnya. Kedua perjanjian kredit ini merupakan perubahan di atas kertas dari fasilitas Repo (Gadai Surat Berharga) yang sudah terjadi sejak tahun 2006 di Divisi Treasury yang gagal bayar menjadi faslitias kredit. Perjanjian kredit untuk CMP dibuat oleh Ni Wayan Anik dan untuk WWR dibuat oleh Suhana Halim sesuai tugas Kepala Bagian Legal I sebagaimana diuraikan dalam butir II.1 di atas.</p>
<p>Adapun pembubuhan tanda tangan saya dalam Akta Perjanjian Kredit untuk PT. AII adalah sebagai kuasa Direksi yang pada saat penandatanganan dihadapan notaris, surat kuasa tersebut sedang dalam proses dimintakan tandatangan direksi dan akan disusulkan, sehingga Notaris tidak dapat mengeluarkan salinan resmi akta perjanjian kredit dimaksud.<br />
Akan tetapi ternyata Notaris mengeluarkan Surat Keterangan Notaris yang menerangkan bahwa telah ditandatangani perjanjian kredit atas nama PT. AII maka kredit dapat dicairkan.</p>
<p>Sedangkan untuk pencairan kredit atas nama PT. SCI sudah terjadi tanpa adanya tanda tangan saya bahkan tanpa ada perjanjian kredit.</p>
<p>IV.	TENTANG TUNTUTAN JAKSA<br />
Dalam tuntutan JPU, disebutkan bahwa saya secara terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan Tindak Pidana Perbankan yaitu Pegawai bank dengan sengaja menyebabkan adanya pencatatan palsu dalam dokumen suatu Bank atau Laporan Transaksi dst ….. dan Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa 1 dan Terdakwa 2 dengan dengan pidana penjara masing-masing 10 (sepuluh) tahun penjara dengan perintah agar mereka Terdakwa segera ditahan dan denda masing-masing sebesar Rp. 10.000.000.000,- (sepuluh milyar) subsidair 6 (enam) bulan kurungan, menurut saya sungguh suatu kesalahan yang besar dengan menzholimi saya. Saya yakin JPU mendapatkan tekanan atau pesanan dari pihak-pihak tertentu karena untuk kasus PT Bank Century Tbk, harus ada kambing hitam yang diajukan sebagai PENGALIHAN dari 2(dua) masalah mendasar yang terjadi, yakni :</p>
<p>Mengecilkan kesalahan Hermanus Hasan Muslim dan Robert Tantular dengan membagi potongan kuenya kepada para pegawai bank yang bekerja dengan sungguh-sungguh karena membutuhkan pekerjaan, namun bekerja dibawah tekanan dan ketakutan akan kehilangan pekerjaannya (khusus untuk saya, karena saya maupun suami pernah merasakan menjadi seorang pengangguran).</p>
<p>Masalah pencairan atas dana LPS sebesar Rp. 6,7 Triliun, yang sampai saat ini tidak pernah tuntas penyelesaiannya.<br />
Tuntutan Hukum ini hanya melemparkan BOLA PANAS kepada Majelis Hakim agar bukan pihak kejaksaan lagi yang memegangnya, sama halnya seperti yang dilakukan oleh Bareskrim dengan melemparkan bola panas ini kepada Kejaksaan Agung sebagaimana ucapan yang disampaikan oleh Muhamad Huda penyidik di ruang perbankan : “Kalau saja Robert Tantular mau mengakui perbuatannya, ibu-ibu dua ini kan gak perlu kami naikkan statusnya jadi Tersangka”.</p>
<p>Sungguh suatu pukulan bagi saya dan teman-teman yang dijadikan Tersangka oleh Bareskrim, padahal bukan kami yang bertanggung jawab dan/atau yang menikmati keuntungan dari 4 perkara kredit ini dan perkara-perkara lainnya yang masih dalam pemeriksaan Bareskrim.</p>
<p>Mungkin Yang Mulia Majelis Hakim juga masih ingat dan memperhatikan pada saat pemeriksaan kesaksian Robert Tantular dan Hermanus Hasan Muslim dimana kedua orang ini membawa “body guard” ke dalam ruang sidang pada saat mereka berdua diperiksa sebagai saksi sehingga hal tersebut membuat saya merasa takut, karena sebelum persidangan di mulai, saat saya dan terdakwa 1 sedang menunggu dipanggil dalam ruang sidang tiba-tiba salah seorang “body guard” tersebut dengan sengaja duduk diantara kami, padahal kursi dalam ruang sidang untuk pengunjung sidang waktu itu masih banyak yang kosong. Sungguh suatu penzholiman.</p>
<p>Siapakah sebenarnya yang harus dimintai pertanggung jawab atas perkara ini:</p>
<p>Hermanus Hasan Muslim dan Robert Tantular adalah Pihak yang harus bertanggung jawab atas perkara ini, karena semua kredit ini belakangan saya ketahui adalah untuk kepentingannya. Hal ini jelas disampaikan oleh Terdakwa 1 dalam keterangannya dihadapan kita semua dalam persidangan terdahulu. Saya tidak habis pikir mengapa saya dan Terdakwa 1 dituntut dengan tuntutan yang jauh lebih besar daripada tuntutan Hermanus Hasan Muslim dan Robert Tantular dalam tingkat Pengadilan Negeri. Adakah markus dibalik semua ini. Wallahualam, hanya Allah SWT yang mengetahuinya.</p>
<p>Darso Wijaya, yang belakangan baru saya ketahui sebagai mantan direktur di Bank Pikko, seorang yang sengaja mengelak dengan mengatakan bahwa dirinya adalah staf ahli direksi yang diserahi tugas menjadi Care Taker Kepala Divisi SKPK dengan mengatakan bahwa Terdakwa 1 dan Terdakwa 2 melakukan persengkongkolan untuk menipu SKPK. Suatu hal yang harus dibuktikan, karena sistem sudah diatur sedemikian rupa sehingga katanya yang harus bertanggung jawab atas pencairan adalah saksi Yakobus, padahal jelas dalam usulan Perubahan User ID, Darso Wijaya (tanggal tandatangan 1/7/2006) adalah orang yang mengusulkan agar Yakobus Triguna dapat memperoleh password untuk mencairkan kredit sampai dengan jumlah Rp. 300.000.000.000,- (tiga ratus milyar Rupiah) dengan “single entry” tanpa melibatkan checker/pemeriksa atau counter password seperti lazimnya pada suatu struktur organisasi yang diberi kewenangan berjenjang.</p>
<p>Dalam kesaksiannya Darso Wijaya mengatakan bahwa statusnya bukan menjadi seorang Tersangka di perkara 4 kredit ini, padahal panggilan sebagai tersangka pernah dilayangkan oleh pihak Bareskrim kepadanya. Darso Wijaya adalah orang yang ditunjuk oleh Hermanus Hasan Muslim dalam menemui pengawas Bank Indonesia dalam pemeriksaan rutin Bank Indonesia, dengan alasan bahwa semua informasi dan dokumen yang akan dipinjam oleh pengawas Bank Indonesia “harus melalui 1 pintu”.</p>
<p>Pengawas Bank Indonesia yang harus bertanggung jawab atas disetujuinya merger PT Bank Century Tbk karena Bank Indonesia-lah yang melakukan pengawasan berkala atas Bank Century Tbk., serta mengetahui persoalan permodalan PT Bank Century Tbk yang diketahui sejak awal sudah tidak layak untuk di merger dengan dua bank lainnya, PT Bank Danpac dan PT Bank Pikko.</p>
<p>Mohon putusan yang seadil-adilnya.</p>
<p>Dengan bergulirnya bola panas tuntutan kepada Yang Mulia Majelis Hakim, saya mohon agar yang mulia Majelis Hakim dapat memutuskan perkara 4 kredit di persidangan ini dengan putusan bebas dari tuntutan hukum dan hukuman. Karena saya percaya, bahwa Yang Mulia Majelis Hakim akan memperhatikan bukan Surat Tuntutan yang isinya menurut saya tidak tepat dan tidak memperhatikan pada fakta-fakta yang ada persidangan.</p>
<p>Saya yakin seyakin yakinnya bahwa Yang Mulia Majelis Hakim akan memutuskan perkara ini dengan seadil-adilnya dan Yang Mulia Majelis Hakim mempunyai hati nurani dan akan melihat permasalahan ini dengan kepala dingin dan hati nurani serta secara obyektif, tanpa tekanan dari pihak manapun yang berkepentingan.</p>
<p>Perkara 4 kredit ini diajukan karena banyak pihak yang melihat permasalah PT Bank Century Tbk dari sudut yang salah dan lebih pada kepentingan bahwa perlunya laporan kepada masyarakat luas bahwa ada pegawai-pegawai bank yang telah di gelandang ke meja hijau untuk kasus PT Bank Century Tbk, yang selama 2 tahun ini gaungnya telah menggema diseluruh negeri ini, terlebih lagi ketika Pansus Century bergaung di gedung Dewan Pewakilan Rakyat (DPR).</p>
<p>Saya yakin yang diminta dibuka secara terang benderang adalah masalah pencairan Rp. 6.7 Triliun. Dan apabila ada kerugian yang disebabkan oleh ulah dari Robert Tantular dan Hermanus Hasan Muslim, apakah seorang pegawai bank, walaupun dalam pasal 49 Undang Undang Perbankan kategori pegawai disebutkan dalam pasal tersebut, apakah mungkin ada beberapa orang yang dijadikan “tersangka” dalam kasus PT Bank Century Tbk, adalah orang yang dengan sengaja melakukan tindak pidana perbankan apalagi dikaitkan dengan pasal penyertaan dalam KUHP. Sungguh hal ini harus menjadi pertimbangan dari Yang Mulia Majelis Hakim, dimana pegawai bank yang dimaksud dalam pengertian tersebut adalah orang yang melakukan penipuan atau penyalah gunaan jabatan. Saya hanya pegawai bank yang sudah “dipola” atau “dipetakan” untuk dikorbankan.</p>
<p>Apalagi tidak ada analisa manajemen resiko, KYC (know your customer)/(mengenal nasabah) yang dilibatkan di awal pemberikan kredit dan dengan tidak pernah ada temuan dari Satuan Kerja Audit Intern di PT Bank Century Tbk – apakah pegawai bank yang melakukan pembiaran dengan alasan yang sama yakni ketakutan dan dibawah tekanan tidak dimintakan pertanggung jawabannya, terlebih lagi Divisi Audit semestinya sudah sejak awal mengetahui kejadian-kejadian ini karena Terdakwa 1 juga tahu bahwa ada orang dari Divisi Audit yang bertugas mengawasi segala transaksi yang dilakukan di tempat Terdakwa 1.</p>
<p>Saya benar-benar mengharapkan Yang Mulia Majelis Hakim tidak turut mengorbankan diri saya dan benar-benar menggunakan hati nurani dalam memutus perkara saya ini. Tak ada lain dalam pikiran saya selain nasib ketiga putri saya yang masih dalam usia sekolah, yang terkecil masih berusia 5 tahun duduk di kelas B (nol besar) di Taman Kanak-Kanak, yang kedua masih berusia 8 tahun duduk di kelas 3 Sekolah Dasar, dan yang paling tua berusia 19 tahun duduk di bangku kuliah. Sedangkan suami saya pada awal bulan Desember 2008 diputus kontrak kerjanya dengan PT Bank Century Tbk., yakni selang beberapa hari setelah LPS mengambil alih PT Bank Century Tbk.</p>
<p>Yang Mulia Majelis Hakim</p>
<p>yakin bahwa Allah SWT tak penah lalai dan tertidur dalam menjaga umat Nya dan pengadilan Nya lah adalah pengadilan yang seadil-adilnya. Oleh karenanya saya mohon agar Yang Mulia Majelis Hakim memberikan putusan bebas, karena saya yakin Yang Mulia Majelis Hakim adalah orang-orang yang tidak akan berada dalam suatu pengaruh maupun tekanan dari pihak manapun.</p>
<p>Demikian Pledoi Pribadi ini saya sampaikan.<br />
Wassalamu alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.</p>
<p>Hormat saya,</p>
<p><strong>Hj. R. Arga Tirta Kirana</strong></p>
<br />Filed under: <a href='http://giewahyudi.wordpress.com/category/catatan-gie/'>Catatan Gie</a> Tagged: <a href='http://giewahyudi.wordpress.com/tag/ibu-alanda-kariza/'>Ibu Alanda Kariza</a>, <a href='http://giewahyudi.wordpress.com/tag/pledoi/'>Pledoi</a>, <a href='http://giewahyudi.wordpress.com/tag/postaday2011/'>PostADay2011</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/giewahyudi.wordpress.com/414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/giewahyudi.wordpress.com/414/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/giewahyudi.wordpress.com/414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/giewahyudi.wordpress.com/414/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/giewahyudi.wordpress.com/414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/giewahyudi.wordpress.com/414/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/giewahyudi.wordpress.com/414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/giewahyudi.wordpress.com/414/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/giewahyudi.wordpress.com/414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/giewahyudi.wordpress.com/414/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/giewahyudi.wordpress.com/414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/giewahyudi.wordpress.com/414/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/giewahyudi.wordpress.com/414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/giewahyudi.wordpress.com/414/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=giewahyudi.wordpress.com&amp;blog=16585383&amp;post=414&amp;subd=giewahyudi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://giewahyudi.wordpress.com/2011/02/16/pledoi-ibu-alanda-kariza/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e4c56270d61da845ff55a3c26cc6b33?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">giewahyudi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://giewahyudi.files.wordpress.com/2011/02/ibu-alanda-kariza.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Ibu Alanda Kariza</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
