Kereta Tabrakan, Kapal pun Terbakar


Jumat dini hari ini, tragedi transportasi terulang lagi. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, kereta api tabrakan dan kapal terbakar. Di pagi buta itu, dua kecelakaan telah memakan 16 korban meninggal dan puluhan luka-luka.

Kecelakaan kereta api yang sangat tragis sebelumnya terjadi di Pemalang beberapa waktu lalu. Kali ini kecelakaan terjadi di Banjar, Jawa Barat. Sekitar pukul 03.00 pagi tadi, KA Kutojaya dari Bandung tujuan Kutoarjo berhenti di Stasiun Langen, Banjar. KA Kutojaya menunggu KA Mutiara Selatan jurusan Surabaya-Bandung yang akan melewati Stasiun Langen dari arah berlawanan. Tapi naas, KA Mutiara Selatan malah menabrak KA Jutojaya dari depan. Akibatnya tiga nyawa melayang dan puluhan korban luka berat.

Tak berapa lama setelah kecelakaan kereta api di Banjar, kecelakaan kapal pun terjadi di Selat Sunda. Kapal feri Laut Teduh II berangkat dari pelabuhan Merak menuju pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 04.00 pagi tadi. Ketika baru berlayar sekitar 45 menit, api mulai membakar kapal yang mengangkut 400-an penumpang ini. Data terakhir melaporkan 13 korban meninggal dan pencarian korban terus dilakukan sampai sekarang.

Dulu ketika merantau ke Pulau Sumatra, untuk pertama kalinya saya naik kapal feri dari Merak ke Bakauheni. Saya naik bus sehingga tidak perlu mengantri untuk membeli tiket kapal. Setelah bus masuk ke dalam kapal, saya berjalan mengelilingi kapal. Mungkin karena penasaran, saya berkeliling saja sementara Bapak saya istirahat saja di ruang nonton.

Ketika itu malam sangat gelap, cuaca sepertinya tidak bersahabat. Kapal feri yang saya naiki ketika itu sempat beberapa kali berhenti jalan–berhenti jalan. Kata orang-orang, terdapat sedikit gangguan. Tidak jelas apakah itu gangguan cuaca atau gangguan pada kapalnya. Akhirnya kapal melaju terus membelah Selat Sunda. Sekitar sejam perjalanan, kapal terombang-ambing karena ombak besar dan angin begitu kencang.

Saya yang berdiri di tepi kapal ditarik Bapak saya masuk ke ruangan. Penumpang disuruh berkumpul di tengah badan kapal agar posisi kapal stabil. Kapal lalu dihentikan sebentar dan jangkar diturunkan. Saya merasa sangat ketakutan ketika itu. Pengalaman pertama naik kapal seharusnya menyenangkan, tapi tidak untuk saya. Akhirnya kapal kami menepi di pelabuhan Bakauheni di pagi buta yang sepi.

Mungkin suasana seperti itu juga yang dialami para penumpang Kapal Laut Teduh II tadi pagi. Bila dulu saya ketakutan diakibatkan cuaca yang tidak bersahabat, kebakaran Kapal Laut Teduh II adalah murni kelalaian manusia. Saksi mata menyebutkan bahwa api keluar dari salah satu kendaraan yang kemudian menjalar ke kendaraan lain.

Rasa berduka saya yang mendalam untuk keluarga korban kecelakaan tadi pagi. Semoga semua pihak bisa mengambil pelajaran dan kecelakaan-kecelakaan akibat kelalaian manusia bisa dihindari.

This entry was published on 28 Januari 2011 at 17:19. It’s filed under Cerita Gie and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

12 pemikiran pada “Kereta Tabrakan, Kapal pun Terbakar

  1. Naik kapal: 2 kali
    Naik kereta: 4 kali
    Naik pesawat: >10 kali
    ALhamdulillah selamat semua…

  2. Yang paling penting sebelum berangkat berdo’a dulu, dan niat menjalin silaturahim, kalaupun meninggal di jalan ingsa Allah Khusnul Khatimah.

  3. lamenting the disaster that many Indonesian people

  4. Selamat hari minggu, selamat berlibur pekan bersama keluarga tercinta …
    sedih ketika mendengar dan melihat kejadian tersebut ..
    semoga untuk kedepan tidak ada kecelakaan seperti itu lagi .. AMIN.

  5. semoga saudara-saudara kita yang mendahului kita mendapat tempat di sisi-Nya.

    saya juga pernah dag-dig-dug pas naik kapal laut, yaitu saat saya menyeberang dari Padang ke Mentawai. rasanya campur aduk ga karuan selama 12 jam T.T

  6. Semoga yang meninggal mendapatkan tempat yang baik disisiNya dan semoga pula kejadian ini bisa menjadi hikmah buat semua khalayak.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.